Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kabupaten Cianjur memfokuskan kerja sama dalam jangka pendek pada komoditas padi, beras, dan pemanfaatan laboratorium pertanian untuk pengujian mutu pangan dan perbenihan.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno saat menghadiri panen bersama di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, berharap langkah ini dapat menjamin kualitas komoditas yang dipasok ke Jakarta sebelum dipasarkan.
“Saya berharap kerja sama ini menjadi awal yang berkelanjutan. Jakarta mungkin tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal yang besar. Anggaran besar ini harus dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan,” kata Rano dalam keterangan resminya.
Adapun panen bersama kali ini merupakan merupakan bagian dari kerja sama antardaerah antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendukung ekosistem ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Dalam kesempatan itu, Rano juga menyoroti potensi lahan pertanian Cianjur yang luas dan subur sebagai kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan ibu kota.
Ke depan, ruang lingkup kerja sama terbuka untuk komoditas lainnya seiring besarnya kebutuhan pangan Jakarta setiap hari.
Adapun kebutuhan pangan di Jakarta meliputi beras sebanyak 2.700–3.000 ton per hari, cabai sekitar 120 ton per hari, daging sapi mencapai 65 ton per hari, serta daging ayam sekitar 750–800 ton per hari.
Lebih lanjut, Rano menyampaikan, kesepakatan kerja sama dengan Cianjur berlaku lima tahun dan diharapkan menjadi landasan kuat bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Dia menilai sinergi antardaerah menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah dinamika ekonomi dan tantangan inflasi.
Kerja sama yang dilakukan Jakarta dengan Cianjur mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 dan telah diawali dengan penyusunan Kesepakatan Bersama.
Selanjutnya, implementasi ditindaklanjuti secara teknis dan operasional oleh perangkat daerah terkait.
Tindak lanjut kerja sama ini dilaksanakan melalui skema "business to business" (B2B), yakni antara BUMD Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini PT Food Station Tjipinang Jaya, dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur.
"Skema ini juga diperkuat melalui kerja sama government to government antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Cianjur,” kata Rano.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026